Kelemahan Motor Matik

Assalamu’alaikum brurnsis

Setelah lama tak menulis, Kali ini Oje menulis lagi, dan mohon maaf jika mungkin ini akan menjadi kurang berkenan, karena tulisan ini adalah pengalaman yang kurang mengenakkan, tetapi ini adalah realitanya,

Masih ingatkah dengan artikel Oje sebelumnya dalam turing sumatra memakai Honda Vario 125 keluaran tahun 2013?

img_20160705_164241.jpg

Nikmat sekali, semua berjalan dengan lancar, meskipun ada halang rintang yang membuat galau dan hati yang teriris dengan motor ini,

tetapi semua berjalan dengan baik, juga bantuan dari AHM yang tak kan pernah Oje lupakan.

Tetapi……

semua ada waktunya brurnsis…..

sekuat apapun, setangguh apapun motor matik, tak setangguh motor yang bertransmisi manual,

mesin Vario oje saat ini sudah lebih dari 100,000 km, speedometer mati di 90 ribuan km, saat turing kemarin, pulley cvt sempat pecah.

dan kali ini terjadi lagi, tapi bukan pecah, melainkan lengketnya laher didalam pulley sehingga tidak bisa dibongkar, harus ganti 1 set,

dan sparepart ini tidak murah, sekitar Rp700,000,- untuk spareparts ini 1 setnya

gambar diatas yang sebelah kiri adalah baian dari pulley cvt yang lengket, tak bisa dipisahkan, gambar sebelah kanan, adalah saat belum dipisah-pisahkan per bagiannya,

dan Rp700,000,- itu belumlah dengan belt, roller, rumah roller….

benar-benar…..

Rp1,000,000,- hanya untuk transmisi cvt…..

belum servis mesinnya….

dimana dengan nilai uang sebanyak itu untuk motor manual 150cc kebawah sudah bisa turun mesin, ganti piston, paking, skir klep, oversize blok mesin, dan ganti rantai set

baru tahu Oje, kenyamanan berbanding lurus dengan pengeluaran biayanya.

turing di daerah Indonesia sebaiknya memakai motor manual, jalanan yang tidak terprediksi, rusak dan mulus, menjadi penyebab utama rusaknya transmisi cvt yang menempel diroda belakang, karena cvt menerima hantaman langsung dari kondisi jalan, juga selain karena perawatan yang kurang,

satu dua kali kena hantam lubang, part cvt tak akan langsung rusak,

tapi yang sering turing ribuan km pakai motor matik pasti tahu kerusakan apa yang paling sering terjadi pada motor bertransmisi cvt.

saat ini Vario oje sedang grounded, alias tidak bisa jalan dulu, karena ada sparepart cvt yang masih indent.

buat brurnsis yang akan turing jauh pakai motor matik,

sebaiknya survey dulu jalurnya dari bro n sis yang sudah menjalaninya, semakin rusak jalurnya semakin sering untuk istirahat dijalan,

karena disaat lelah, konsentrasi berkurang, menghajar lubang besar dalam kecepatan tinggi menjadi akan lebih sering, yang akan mengakibatkan kerusakan cvt menjadi lebih cepat, dibanding hanya perjalanan sehari-hari dalam lingkungan keseharian kita

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s